Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 April 2009

13/01/2005

Kala mentari lenyap,

Bintang mulai meredupkan kilauannya,

Bumi penuh isak,

Tawa tangis dan canda menyatu.

Hati yang tenang mulai gelisah,

Hidup mati silih berganti,

Kesunyian malam nampak lengang,

Keramaian malam pun telah sirna.

Cinta, Virus cinta menyebar dera,

Mata merah tak kunjung padam,

Air mata bercucuran,

Kesedihan cinta bertepuk sebelah tangan.

18/08/2005

Kulihat awan mendung senja,

Mengejarku serasa ingin membunuhku,

Kegelapan malam mulai terasa,

Jeritan hati mulai meluap.

Ku ingin berlari,

Namun ku tak tahu arah dan tujuan,

Hening dalam kepedihan,

Mencekam mengikis jiwa.

Hatiku berteriak,

Namun tak seorangpun mendengar teriakanku,

Ku tatap kebahagian semu,

Namun kurasakan kepedihan nyata.